fbpx
BACA INI sebelum Anda mendaftar Beasiswa Australia Awards (AAS) Scholarships 2020

BACA INI sebelum Anda mendaftar Beasiswa Australia Awards (AAS) Scholarships 2020

Jika Anda sedang atau akan melamar beasiswa Australia Awards (AAS) Scholarships, maka informasi ini akan berguna buatmu.

Sering muncul pertanyaan, dari mana saya mulai jika ingin apply beasiswa AAS?

Well.. Berikut tahapannya;

  1. Baca dulu apa itu beasiswa Australia Awards

Australia Awards adalah program kerjasama antara pemerintah Australia dan pemerintah Indonesia dalam bentuk pemberian beasiswa untuk putra putri terbaik bangsa. Beasiswa ini bisa berupa beasiswa S2, S3, maupun short course (kursus singkat). Lamanya studi tergantung pada program yang dipilih. Contohnya; jika anda memilih program S2, maka lamanya anda study di Australia adalah biasanya 2 tahun. Jika anda memilih program S3, maka kisarannya adalah 4 sampai 4.5 tahun masa studi. Pertanyaannya; Bagaimana jika saya tidak bisa menyelesaikan study dalam tenggat waktu yang telah diberikan? Tidak perlu khawatir. Hampir tidak pernah terjadi kasus yang mahasiswanya yang molor. Ini dikarenakan anda betul – betul dibawah pengawasan super ketat oleh DFAT (Department of Foreign Affairs and Trade) alias Kemenlu-nya Australia selaku pemberi dana / sponsor. Kalaupun anda molor, maka mereka akan mengkaji apa saja yang membuat anda molor dan intervensi apa yang akan mereka ambil untuk mengatasi anda.

Kemudian jika anda mengambil program short course, maka lamanya anda berada di Australia adalah 2 minggu dan biasanya anda akan mengunjungi 3 negara bagian seperti Sydney, Adelaide, dan Brisbane.

Beasiswa AAS ini sangat memperhatikan keseimbangan pembangunan SDM antar wilayah di Indonesia. Oleh karena itu ada prioritas tersendiri yang diberikan oleh pemerintah Australia kepada pelamar dari beberapa provinsi tertentu (Geographic Fokus Area / GFA) di Indonesia. Misalnya; pelamar dari Aceh, Papua, Papua Barat, NTB, dan NTT mempunyai kuota lebih besar untuk mendapatkan beasiswa dari pada provinsi-provinsi lainnya. Begitu juga dengan perempuan dan penyandang disabilitas, sangat dianjurkan untuk mendaftar dan mereka mempunyai kans yang lebih besar untuk lolos dari pada pelamar lainnya.

Apa saja yang dicover oleh beasiswa Australia Awards?

Jika anda lolos mendapatkan beasiswa AAS, maka anda berhak mendapatkan;

  1. Pelatihan sebelum keberangkatan di Indonesia (Pre Departure Training atau PDT);
  2. Tiket pesawat pulang pergi ke lokasi PDT di Indonesia;
  3. Uang saku selama PDT di Indonesia;
  4. Biaya visa, pemeriksaaan medis dan rontgen;
  5. Dana penunjang pada saat kedatangan pertama kali di Australia;
  6. Biaya kuliah;
  7. Bantuan untuk biaya hidup selama belajar di Australia;
  8. Pengantar Program Akademik;
  9. Asuransi Kesehatan selama periode beasiswa;
  10. Dukungan akademis tambahan;
  11. Tiket pesawat reuni pulang pergi (hanya untuk Master yang berdurasi minimal 2 tahun dan PhD yang tidak membawa keluarga ke Australia);
  12. Tunjangan kerja lapangan – untuk program PhD dan Master dimana kerja lapangan merupakan komponen wajib dalam penelitian.

“Sumber; Brosur AAS 2019”

 

INFO PENTING…!!!

  • Uang saku selama PDT di Indonesia sekitar Rp. 3 juta per bulan
  • Dana penunjang pada saat kedatangan pertama kali di Australia sekitar AUD$ 5.000 (Rp 50 juta).
  • Uang ini dicairkan setelah hari ke-2 atau ke-3 anda berada di Australia untuk pertama kalinya.
  • Bantuan untuk biaya hidup selama belajar di Australia sekitar AUD$ 2.300 atau setara dengan Rp.23 juta
  • Asuransi Kesehatan selama periode beasiswa. Ini hanya berlaku bagi Si penerima beasiswa dan tidak berlaku untuk keluarga yang dibawa ke Australia.

 

2.   Pelajari requirementsnya

Apa saja persyaratannya untuk mendaftar beasiswa AAS?

  1. Ijazah S1 bagi yang akan melamar S2 dan ijazah S2 bagi yang akan melamar S3
  2. IPK Minimal 2.90
  3. Mendaftar untuk bidang studi yang masuk dalam area prioritas pembangunan Indonesia
  4. Untuk pelamar dari Geographic Fokus Area (GFA) dan pelamar difabel mempunyai IPK minimal 2,75
  5. IELTS untuk pelamar program Master adalah 5,5 atau 525 untuk TOEFL ITP atau 69 untuk TOEFL iBT atau 46 untuk PTE akademik
  6. IELTS untuk pelamar program PhD adalah 6.0 atau 550 untuk TOEFL ITP atau 67 untuk TOEFL iBT atau 54 untuk PTE akademik
  7. Bagi pelamar PhD, melampirkan bukti komunikasi dengan kandidat pembimbing di universitas Australia terkait bidang studi dan proposal penelitian yang diajukan
  8. Bagi pelamar PhD sebaiknya telah menyelesaikan program Master dengan minimal 25% komponen penelitian. Bagi pelamar PhD, diprioritaskan bagi yang berprofesi sebagai staf di universitas, institusi pendidikan tinggi, institusi penelitian, pembuat kebijakan, dan yang bekerja di lembaga mitra Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Pemerintah Australia.

“Sumber; Brosur AAS 2019”

 

INFO PENTING !!!

  1. Bidang Studi Prioritas yang dipilih adalah sebagai berikut; (a) Institusi ekonomi dan infrastruktur yang efektif, (b) Pembangunan manusia untuk masyarakat yang produktif dan sehat; dan (c) Masyarakat yang inklusif melalui pemerintahan yang efektif
  2. IELTS 5,0 (atau 500 untuk TOEFL ITP atau 59 untuk TOEFL iBT atau 38 untuk PTE akademik) dapat diterima dari pelamar yang berasal dari GFA (Aceh, Papua, Papua Barat, NTB, dan NTT) dan pelamar difabel
  3. Hasil IELTS, TOEFL dan PTE akademik harus yang terbaru – hasil tes yang diperoleh dalam jangka waktu 2 tahun terakhir dianggap baru (dari periode 30 April 2017 – 30 April 2019)
  4. Rincian kontak dari pusat tes bahasa harus diberikan untuk verifikasi hasil tes TOEFL
  5. Sertakan minimal satu hasil tes bahasa Inggris yang asli
  6. Tidak ada tes bahasa Inggris lainnya (termasuk tes prediksi TOEFL) yang diterima.

“Sumber; Brosur AAS 2019”

 

    3.  Dokumen apa yang harus anda lengkapi?

Berikut persyaratan dokumen yang harus anda lampirkan ketika anda mendaftar beasiswa AAS Australia;

a. Pelamar harus menyerahkan semua dokumen pendukung terkait yang tercantum dalam Buku Pedoman Kebijakan Beasiswa Australia Awards

b. Fotokopi dari dokumen yang dilegalisir tidak akan diterima.

c. Pelamar juga harus memberikan dokumen-dokumen penting berikut untuk memenuhi persyaratan khusus untuk Indonesia. Jika setidaknya satu dokumen penting tidak disediakan, aplikasi Anda akan secara otomatis ditolak:

  • Salinan akta kelahiran atau yang setara
  • Bukti kewarganegaraan yaitu KTP atau halaman informasi pribadi paspor Anda
  • Daftar Riwayat Hidup saat ini
  • Sertifikat / gelar resmi (bersertifikat *) pasca sekolah menengah dan tersier
  • Transkrip resmi hasil setelah sekolah menengah dan tersier
  • Hasil tes Bahasa Inggris IELTS atau TOEFL saat ini (asli) (hasil tes yang diperoleh dari 30 April 2017 hingga 30 April 2018 akan dianggap terkini). Tes prediksi TOEFL TIDAK diterima
  • Pelamar Master juga harus melampirkan sertifikat / transkrip gelar DIII bersertifikat jika menggunakan DIV atau sertifikat ekstensi / transkrip S1
  • Pelamar doktoral juga harus melampirkan sertifikat / transkrip gelar S1 bersertifikat
  • Referensi akademik dari pengawas S2 untuk kandidat Doktor
  • Doktor dan pelamar Master yang studinya akan memasukkan setidaknya lima puluh persen penelitian harus mengisi rincian proposal penelitian pada formulir aplikasi.

d. Pelamar dari Indonesia yang mendaftar secara online juga harus mengisi Informasi Tambahan untuk Aplikasi Online (formulir dapat diakses pada 1 Februari 2019).

Semua dokumen harus disertifikasi oleh:

  • Lembaga resmi mengeluarkan dokumen anda; atau
  • Notaris

“Sumber; Brosur AAS 2019”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *