fbpx
Cara memilih jurusan dan Universitas Australia

Cara memilih jurusan dan Universitas Australia

 

 

Untuk menetapkan jurusan dan Universitas apa yang akan anda ambil, sebaiknya pertimbangkan beberapa hal berikut;

  1. Bidang apa yang menarik untuk anda pelajari atau bidang apa yang sesuai dengan passion anda.

Ketertarikan biasanya akan memudahkan dan memotivasi anda untuk lebih giat menjalani perkuliahan, mencari jurnal, mengerjakan assignment / paper, mengejar deadline paper submission. Alangkah beratnya hari – hari anda di bangku kuliah jika seandainya jurusan yang anda ambil bukanlah yang sesuai dengan passion atau sesuatu yang anda minati.

  1. Karir anda di masa yang akan datang.

Jika anda tidak mempunyai ikatan dinas dengan negara alias bukan PNS, pemilihan jurusan bisa anda pertimbangkan dengan melihat ‘akan menjadi apa anda nanti  setelah tamat kuliah’. Tapi jika seandainya anda adalah seorang abdi negara, maka pertimbangan karir ke depan tidaklah terlalu berpengaruh terhadap pemilihan jurusan. Hal ini dikarenakan, dalam banyak kasus, meskipun tidak semua, rekan-rekan yang bekerja sebagai PNS, ketika mereka kembali ke instansi mereka masing – masing, jurusan yang mereka pilih hamper tidak mempunyai kontribusi apa-apa dari segi karir. Contohnya; seorang guru yang mengambil program Master of Education, setelah dia kembali ke instansinya, tetap menjadi guru biasa. Bahkan tertinggal dari rekan-rekannya yang lain dari segi kepangkatan.

  1. Linearitas (keterkaitan) antara background S1 dengan dengan jurusan yang akan anda pilih.

Banyak kasus orang-orang yang apply beasiswa S2 Australia itu mereka mempunyai background S1 yang tidak nyambung dengan jurusan yang mereka pilih dan tidak pula nyambung dengan pekerjaan yang sedang mereka geluti. Hal ini bisa fatal dan menjatuhkan diri anda ketika seleksi berkas dan wawancara oleh tim JST. Tim seleksi berkas dan tim JST akan melihat korelasi antara yang tiga tadi; background S1, Pekerjaan anda sekarang, dan jurusan yang anda pilih. Jika mreka menemukan itu dan anda tidak menjelaskan secara gambling alasan ketidak sinkronan antara ketiga hal tersebut, maka kemungkinan besar aplikasi anda akan di TOLAK…!!!

  1. Jika anda buntu atau tidak mempunyai ide sama sekali tentang cara memilih jurusan dan Universitas, maka berdiskusilah dengan orang-orang yang pernah sukses mendapatkan beasiswa Australia.

Anda akan lebih beruntung jika mendapatkan orang yang jurusannya sama dengan yang akan anda tembak. Jika anda belum mendapatkannya, cobalah kembali ke kampus dimana anda S1 dulu, kontak dan mintalah rekomendasi tentang siapa saja yang bisa membantu anda untuk memilih jurusan yang tepat untuk anda.Dan jika seandainya anda belum juga mendapatkannya, cara yang paling terakhir mungkin, gunakanlah jasa KONSULTAN Beasiswa Australia. Meskipun itu berbayar, yah paling tidak ada gambran tentang bagaimana memilih jurusan yang tepat.

  1. Jika jurusan yang anda pilih sudah jelas, dan anda bingung mau kuliah dimana, maka cara tercepatnya adalah masukkan kata kunci ke dalam website Pendidikan Australia.

Contohnya, jika anda memilih jurusan EDUCATION, maka cukup dengan mengetikkan education site:edu.au. dalam hitungan per sekian detik maka akan keluar semua Universitas yang menawarkan jurusan education. Begitu pula dengan mengetikkan jurusan semisal FORESTRY di site:edu.au menjadi forestry site:edu.au. maka semua kampus yang menawarkan jurusan FORESTRY akan bermunculan. Ini bisa dicoba dengan jurusan lain. Silahkan mencoba.

  1. Bandingkan masing-masing course (kalau di Indonesia, namanya mata kuliah) antar Universitas, termasuk komponen Unit-nya (SKS-nya).

Terkadang ada jurusan yang anda pilih kelihatan menarik akan tetapi setelah anda lihat coursenya ternyata ngga ada atau kurang sreg rasanya jika memilih jurusan itu. Sebaliknya juga begitu. Biasanya ada jurusan dan kampus yang kurang menarik minat kita, akan tetapi course yang ditawarkan sangat sesuai dengan passion, kebutuhan, pekerjaan kita yang sekarang dan karir kita di masa depan. Dulu ketika saya memutuskan apakah saya akan mengambil jurusan education di Monash, di Wollongong atau di Uni South Australia (UniSA), saya bingung. Akhirnya solusinya adalah melihat konten mata kuliahnya atau course-nya. Ternyata setelah beberapa hari menganalisis dan menimbang mana yang betul – sesuai dengan passion, kebutuhan, pekerjaan saya yang sekarang dan karir saya di kemudian hari, maka pilihan saya pun jatuh pada UniSA.

  1. Pertimbangan yang tidak kalah pentingnya adalah apakah jurusan yang akan anda pilih mempunyai komponen riset atau tidak. Universitas di Australia mempunyai tiga model jurusan / perkuliahan.

Pertama, jurusan yang murni coursework. Perkuliahan model ini mensyaratkan mahasiswanya untuk hadir dalam kelas, meskipun itu tidak wajib dan kehadiran dalam kelas bukanlah merupakan komponen penilaian menurut kebijakan beberapa kampus. Dalam kelas, mahasiswa sangat di encourage untuk berdiskusi, persis ketika saat kuliah S1 di Indonesia. Hanya saja, yang membedakan adalah di Australia, dosen betul2 berperan sebagai fasilitator penuh yang memediasi jalannya diskusi karena memang sesuai dengan namanya; Course Coordinator. Ada beberapa dosen yang sangat strict dalam perkuliahan misalnya mahasiswa yang ketahuan tidak membaca jurnal atau buku yang direkomendasikan oleh dosen maka mahasiswa yang bersangkutan akan dikeluarkan dari kelas. Itu untuk yang Master by Coursework. Kedua, perkuliahan yang murni riset. Bagi anda yang malas masuk kelas dan berdiskusi, bisa jadi Master by research adalah yang terbaik bagi anda. Tapi jangan lupa, model perkuliahan ini, membutuhkan energy esktra dan perjuangan yang berdarah-darah bahkan jungkir balik kepala dibawah, kaki diatas.Tak percaya? Silahkan tanyakan pada orang yang pernah mengumpulkan dan menganalisis data lewat riset murni. Ketiga, perkuliahan model by combination, artinya; kombinasi antara Coursework dan Research. Sebenarnya model ini adalah model Coursework. Akan tetapi, ada komponen mata kuliah (Course) yang mewajibkan anda untuk melakukan penelitian kemudian menyusun Thesis atau Disertasi. Kemudian anda akan diuji oleh dua (2) penguji, internal dan eksternal. Nah, dari ketiga model perkuliahan diatas, mana yang terbaik untuk dipilih? Itu kembali kepada perencanaan anda. Jika anda, setelah kuliah S2, ingin melanjutkan ke jenjang S3, maka saya rekomendasikan untuk mengambil model kedua dan ketiga. Kenapa? Karena beasiswa program Doktor ditawarkan untuk orang-orang yang punya pengalaman di dunia penelitian dan setidaknya transkrip nilai anda yang mengatakan seperti itu.

  1. Sebagai penutup, janganlah anda memilih Universitas hanya bermodalkan ranking Uni yang bersangkutan.

Meskipun Uni tersebut adalah Top 3 di Australia, bukan berarti jurusan yang anda ambil itu adalah termasuk Top 3 juga. Sebagai contoh, anda mau kuliah di jurusan Education. Kalau di Australia, yang diakui numero uno jurusan Education adalah Monash University. Dan jika berbicara tentang tentang Service to International Students, maka Flinders Uni – lah juaranya. Yah meskipun peringkat Flinders Uni ini masih jauh dibawah UGM (Universitas Gajah Mada).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *